7 Ciri-Ciri Penis Sehat (Bagaimana ‘Punya’ Anda?)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

penis-sehat-doktersehat

DokterSehat.Com – Banyak pria, mungkin termasuk Anda salah satunya, yang akhirnya sampai kepada satu pertanyaan berbunyi sebagai berikut: “apakah penis saya sehat?”. Ya, sebagai organ seksual dan alat reproduksi, penis adalah bagian tubuh yang mendapat perhatian khusus dari sang ‘empunya’. Hal ini oleh karena penis berkaitan dengan harga diri seorang pria. Lantas, seperti apa sih ciri-ciri penis sehat? Simak ulasannya berikut!

Ciri-Ciri Penis Sehat, Seperti Apakah?

Penis adalah organ tubuh yang memiliki peran vital. Bagaimana tidak? Penis berfungsi sebagai saluran kemih, dan yang paling penting, penis adalah organ reproduksi. Oleh sebab itu, para pria sudah selayaknya memerhatikan kesehatan penisnya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Ada sejumlah tolak ukur untuk menggambarkan seperti apa penis sehat. Mau tahu apa saja ciri-ciri penis sehat? Ini dia informasinya.

1. Ukuran Penis

Ukuran penis kerap menjadi ‘momok’ tersendiri bagi para pria. Banyak pria yang tidak percaya diri dengan ukuran penisnya dan meyakini bahwa semakin besar penis, semakin ‘hebat’ pula performa mereka di atas ranjang. Hal inilah yang lantas membuat sejumlah pria rela melakukan berbagai cara guna memiliki ukuran penis yang besar, menurut mereka.

Faktanya, ukuran penis tidak selalu menjadi tolak ukur keperkasaan pria. Dari hasil survey, 85 persen wanita merasa puas-puas saja dengan ukuran penis pasangannya, Pasalnya, kepuasan dalam bercinta dipengaruhi oleh banyak faktor, tidak hanya sekedar ukuran penis.

Lagipula, selama penis Anda berukuran 5-10 cm saat ‘tidur’, dan 12-19 cm saat ereksi, hal ini tergolong wajar dan memang merupakan ukuran rata-rata penis orang dewasa, khususnya di Indonesia. Itu artinya, penis Anda memenuhi salah satu syarat penis sehat.

Manakala sedang berada di tempat dingin, kemudian Anda menemukan penis mengkerut, hal ini juga merupakan suatu kewajaran sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

Akan tetapi, gaya hidup tidak sehat seperti merokok atau minum minuman beralkohol berpotensi menyebabkan penyusutan ukuran penis, sekitar 1-2 cm. Pasalnya, dua kegiatan tersebut dapat memicu penumpukan plak di dalam arteri (aterosklerosis), sehingga menghambat aliran darah menuju penis ketika hendak ereksi. Oleh sebab itu, hindari kebiasaan buruk tersebut, ya.

Selain penis itu sendiri, ukuran skrotum atau kantung buah zakar juga kerap membuat para pria khawatir. Buah zakar umumnya memiliki ukuran yang sama, namun pada beberapa orang, ukuran buah zakar bisa berbeda satu sama lain, pun demikian dengan letak satu buah zakar yang lebih tinggi dibandingkan yang satunya lagi. Kendati begitu, hal ini juga tergolong wajar dan bukan merupakan kondisi berbahaya.

2. Bentuk Penis

Ciri-ciri bentuk penis yang sehat juga bisa dilihat dari bentuknya. Pada umumnya, penis memiliki bentuk yang melengkung, utamanya saat penis sedang ereksi. Melengkungnya penis ini bisa ke arah kanan maupun kiri. Anda tidak perlu merasa khawatir karena kondisi ini merupakan suatu kewajaran.

Kecuali, apabila lengkungan penis melebihi 15 derajat, hal ini bisa menjadi pertanda penis mengalami penumpukan plak, yang lantas dikenal sebagai Peyronie’s disease. Kondisi ini tentunya memerlukan penanganan medis guna menyembuhkannya, meskipun proses penyembuhan tergolong ringan.

3. Tekstur Penis

Pada umumnya, tekstur penis tidak benar-benar mulus. Apabila dari penis Anda terlihat pembuluh darah, yang kemudian makin terlihat jelas saat ereksi, serta adanya benjolan kecil akibat adanya folikel rambut maupun kutil kecil bernama pearly penile papsules (PPP), maka hal ini merupakan kondisi yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.

Khusus PPP, kutil ini memiliki tekstur halus dan biasanya terletak di kepala penis. PPP muncul saat pria memasuki usia remaja beranjak dewasa. Kutil ini tidak berbahaya, pun menular. Sebanyak 25 persen dari total populasi pria di dunia memiliki PPP pada penisnya.

Sementara itu, pada penis juga mungkin saja terdapat benjolan berwarna sama dengan kulit penis (bisa juga merah) yang disebut sebagai bintik Fordyce. Kondisi ini dialami sektiar 50 persen dari total pria dengan penis sehat. Sama seperti PPP, bintik Fordyce juga bukan merupakan suatu hal yang berbahaya dan tidak memerlukan penanganan medis untuk mengobatinya.

4. Warna Penis

Warna juga bisa menjadi indikator penis sehat. Umumnya, seorang pria memiliki warna penis yang sama dengan warna kulit tubuhnya secara keseluruhan, atau bisa jadi warna penis setingkat atau dua tingkat lebih gelap, lebih terang, atau lebih kemerahan daripada kulit tubuh.

Akan tetapi, pada beberapa kasus, penis bisa mengalami memar sehingga menyebabkan warna penis berubah menjadi ungu atau biru gelap. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh cedera pada penis, dan harus segera dilakukan penanganan medis agar kondisi tidak bertambah parah dan bisa berujung pada disfungsi seksual.

Segera periksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami perubahan warna pada penis yang terjadi secara tiba-tiba, dan diiringi oleh rasa nyeri serta pembengkakan.

5. Ereksi Penis

Penis yang dapat menegang atau ereksi adalah ciri-ciri penis sehat yang paling mudah dikenali, pun paling utama. Hal ini menandakan bahwa aliran darah menuju penis berjalan lancar. Ereksi pada penis terjadi ketika seorang pria mendapat rangsangan seksual, baik dari pasangannya maupun rangsangan mandiri saat masturbasi atau melihat konten-konten bernuansa seksual.

Akan tetapi, disfungsi ereksi atau ketidakmampuan penis untuk menegang juga menjadi salah satu masalah umum yang dialami oleh banyak pria. Informasi yang dihimpun dari The National Institute of Health menyebutkan bahwa disfungsi ereksi umum dialami oleh pria berusia 40 tahun (5 persen), dan 65 tahun (15-25 persen). Disfungsi ereksi dipicu oleh banyak sekali faktor, namun umumnya meliputi:

  • Merokok
  • Konsumsi obat-obatan atau alkohol
  • Stres
  • Kelelahan
  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi (diabetes)
  • Gangguan hormonal
  • Penyakit jantung

Perlu diketahui juga, penis yang ereksi di pagi hari saat Anda baru bangun tidur juga menjadi pertanda bahwa penis sehat, bahkan sangat sehat. Oleh sebab itu, tidak seharusnya Anda mengkhawatirkan kondisi ini, ya.

6. Ejakulasi

Berbicara tentang ciri-ciri penis sehat juga tak bisa dilepaskan dari proses keluarnya air mani melalui organ seksual ini, atau dikenal dengan istilah ejakulasi.

Idealnya, pria akan berejakulasi dengan volume air mani yang disemprotkan kurang atau setara 1 (satu) sendok the. Air mani yang dikeluarkan pun umumnya memiliki tekstur kental dan berwarna putih susu atau sedikit kekuningan. Akan tetapi, konsistensi tekstur air mani ketika dikeluarkan bisa saja berbeda, dan hal ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti makanan, frekuensi ejakulasi, hingga rangsangan yang diterima.

Perlu digarisbawahi, apabila ejakulasi disertai dengan rasa nyeri, atau bahkan Anda tidak bisa ejakulasi sama sekali, segera kunjungi dokter guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

7. Sensitivitas Penis

Seiring bertambahnya usia, terjadi penurunan pada fungsi tubuh, tak terkecuali penis. Khusus penis, penurunan yang dimaksud ialah penurunan sensitivitas penis terhadap rangsangan yang diterima.

Kondisi penurunan sensitivitas penis ini diakibatkan menurunnya jumlah testosteron yang diproduksi, pun respetor androgen. Usia 25 tahun adalah titik awal di mana penurunan sensitivitas penis mulai terjadi, dan mencapai puncaknya saat memasuki usia 65 tahun ke atas.

Cara Menjaga Kesehatan Penis

Mengingat fungsi penis yang sangat vital, Anda para pria wajib untuk menjaga kesehatan penis agar selalu berada dalam kondisi yang baik. Beberapa cara yang dapat dilakukan terkait perawatan penis adalah:

  • Sunat
  • Ereksi secara rutin
  • Mencuci penis, terutama lubang uretra, setiap habis berkemih
  • Hindari membersihkan penis menggunakan banyak sabun
  • Bersihkan kantung buah zakar (skrotum)
  • Makan makanan bergizi
  • Jauhi rokok, narkotika, dan alkohol
  • Olahraga teratur
  • Istirahat yang cukup
  • Terapkan seks yang aman

Itu dia informasi mengenai penis sehat yang penting sekali untuk Anda, para pria, ketahui. Semoga bermanfaat!

Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

5 Cara Mengatasi Gatal Akibat Diabetes

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

kulit-gatal-doktersehat

DokterSehat.Com– Bagi kebanyakan orang, gatal-gatal adalah kondisi yang tidak perlu dikhawatirkan. Hal ini disebabkan oleh sensasi gatal yang akan hilang dengan sendirinya setelah digaruk atau dibiarkan begitu saja. Masalahnya adalah, bagi penderita diabetes, gatal-gatal bisa menjadi penyebab masalah kesehatan yang jauh lebih serius.

Diabetes bisa membuat sensasi gatal dan kulit kering

Diabetes tak hanya akan memicu kenaikan kadar gula darah dengan drastis. Dalam realitanya, ada banyak sekali sistem dan organ tubuh yang ikut terpengaruh akibat masalah kesehatan ini, termasuk kulit kita. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar gula darah yang akhirnya mengganggu kinerja sistem saraf yang akhirnya berimbas pada produksi sitokin dalam jumlah yang lebih banyak.

Sebagai informasi, jika sampai produksi hormon sitokin berlebihan, bisa memicu peradangan, termasuk pada kulit. Hal ini akan memicu sensasi gatal-gatal, kering, hingga pecah-pecah pada kulit. Bagi orang biasa, sensasi gatal atau kulit kering ini memang tidak akan menjadi masalah, namun bagi penderita diabetes, sensasi gatal dan kulit kering jika sampai digaruk atau tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan munculnya luka atau lecet-lecet yang berbahaya.

Masalahnya adalah tingginya kadar gula darah akan menurunkan fungsi sistem pemulihan luka. Meski lukanya terlihat kecil atau sepele, bisa jadi hal ini akan memicu infeksi yang kemudian berujung menjadi amputasi, komplikasi yang memang sering terjadi pada penderita diabetes.

Mengatasi gatal-gatal yang terjadi pada penderita diabetes

Pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk tidak sembarangan menggaruk kulit kering atau gatal-gatal demi mencegah munculnya luka dan infeksi. Mereka harus bisa menahan diri untuk tidak melakukannya dengan melakukan berbagai hal berikut ini.

  1. Melakukan latihan pernapasan

Penderita diabetes sangat disarankan untuk melakukan latihan pernapasan atau meditasi. Hal ini bisa membantu menurunkan stres yang bisa mempengaruhi kadar gula darah. Dengan menjaga kadar gula darah tetap normal, maka gejala gatal-gatal atau kulit kering bisa dicegah. Selain itu, hal ini juga bisa membantu mengatasi keinginan berlebih untuk menggaruk sensasi gatal pada kulit.

  1. Perhatikan waktu mandi

Mandi bisa membantu menjaga kesegaran dan kebersihan tubuh. Selain itu, hal ini juga bisa membantu menjaga kulit tetap lembab dan mengatasi masalah kulit kering, namun jika kita mandi terlalu lama, yakni hingga melebihi 15 menit, bisa jadi risiko untuk terkena masalah kulit kering akan meningkat.

Dampak ini bahkan akan semakin terasa jika kita mandi dengan menggunakan air hangat. Hal ini disebabkan oleh pori-pori yang akan semakin melebar dan akhirnya menurunkan kadar minyak alami pada kulit. Hal inilah yang akhirnya memicu masalah kulit kering dan gatal-gatal.

Mandi sebaiknya dilakukan selama 5 hingga 10 menit saja. Selain itu, sebaiknya kita memilih sabun yang bisa menjaga kelembapan kulit, bukannya yang bisa memicu masalah kulit kering.

  1. Memakai krim pelembap

Setelah mandi, oleskanlah krim pelembap pada kulit demi mencegah masalah kulit kering. Selain krim yang bisa ditemukan dengan mudah di pasaran, kita juga bisa menggunakan bahan alami seperti gel lidah buaya, minyak zaitun, serta susu.

  1. Mengendalikan pola makan

Penderita diabetes harus menjaga pola makannya demi menjaga kadar gula darah tetap seimbang. Selain itu, mereka juga sebaiknya memperbanyak konsumsi asam lemak omega 3 yang bisa menjaga kesehatan kulit. Makanan-makanan dengan kandungan ini adalah ikan laut, tahu, biji chia, dan beberapa jenis sayuran seperti bayam.

  1. Memakai humidifier

Kita bisa memasang humidifier atau pengatur kelembapan udara di dalam ruangan demi mencegah masalah kulit kering dan gatal-gatal.

Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Presbikusis: Penyebab, Gejala, Pengobatan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

presbikusis-doktersehat

DokterSehat.Com – Mengalami gangguan pendengaran adalah hal yang wajar dialami oleh seseorang yang sudah lanjut usia. Gangguan pendengaran terkait dengan penuaan ini disebut dengan presbikusis. Ketahui selengkapnya tentang apa itu presbikusis, penyebab presbikusis, gejala presbikusis, dan cara mengatasi penyakit presbikusis.

Apa Itu Presbikusis?

Presbikusis adalah hilangnya kemampuan pendengaran individu yang terjadi secara bertahap seiring dengan pertambahan usia. Gangguan pendengaran memang merupakan salah satu gangguan paling umum terkait penuaan.

Diperkirakan terdapat sekitar 30-35% orang dewasa berusia 65 tahun ke atas mengalami gangguan pendengaran. Sedangkan untuk usia di atas 75 tahun, yang mengalami gangguan pendengaran diperkirakan jumlahnya mencapai 40-50%.

Presbikusis paling umum terjadi akibat perubahan pada telinga bagian dalam yang diakibatkan oleh bertambahnya usia. Namun kondisi ini juga bisa dipicu oleh perubahan pada telinga bagian tengah atau perubahan kompleks sepanjang jalur saraf yang mengarah ke otak.

Kondisi ini biasanya terjadi pada kedua telinga secara merata. Gangguan pendengaran terkait presbikusis paling sering berupa gangguan pendengaran terhadap suara nada tinggi. Jadi seseorang dapat kesulitan mendengar suara nada tinggi yang jaraknya dekat, namun dapat mendengar suara dengan nada rendah yang jaraknya lebih jauh.

Gangguan pendengaran presbikusis terjadi secara bertahap dalam waktu yang lama, sehingga seseorang sering kali tidak menyadari dirinya mengalami gangguan pendengaran.

Penyebab Presbikusis

Terdapat beberapa penyebab gangguan pendengaran karena faktor usia. Berikut adalah kondisi paling umum yang dapat menyebabkan presbikusis:

  • Perubahan pada telinga bagian dalam.
  • Perubahan pada telinga bagian tengah.
  • Perubahan pada sepanjang jalur saraf ke otak.
  • Paparan terhadap suara keras secara terus-menerus seperti suara musik atau kebisingan di tempat kerja.
  • Kehilangan sel-sel rambut (reseptor sensorik pada telinga bagian dalam).
  • Faktor bawaan.
  • Kondisi medis seperti penyakit jantung atau diabetes.
  • Efek samping konsumsi obat-obatan seperti aspirin atau antibiotik tertentu.

Gejala Presbikusis

Presbikusis menyebabkan suara menjadi kurang jernih dan volume suara menjadi lebih rendah. Hal ini kemudian menyebabkan penderita menjadi kesulitan mendengar dan memahami pembicaraan.

Berikut adalah beberapa gejala yang mungkin dirasakan individu dengan presbikusis:

  • Apa yang dibicarakan orang lain terdengar seperti bergumam dan tidak jelas.
  • Suara bernada tinggi seperti ‘s’ dan ‘th’ sulit untuk didengar dan dibedakan.
  • Sulit untuk memahami percakapan, terutama jika terdapat kebisingan pada latar belakang.
  • Suara pria lebih mudah didengar daripada suara wanita yang bernada lebih tinggi.
  • Suara-suara tertentu menjadi terlalu keras dan terdengar menjengkelkan.
  • Tinnitus (terdengar dering, menderu, atau mendesis pada satu atau kedua telinga)

Diagnosis Presbikusis

Diagnosis presbikusis dimulai dengan wawancara dan pemeriksaan fisik. Dokter akan bertanya pada Anda tentang gejala yang dialami. Setelah itu, dokter akan menggunakan otoskop untuk memeriksa saluran telinga bagian luar dan untuk melihat gendang telinga.

Dokter akan memeriksa jika terdapat kerusakan pada gendang telinga, penyumbatan saluran telinga akibat benda asing atau kotoran telinga, hingga peradangan atau infeksi. Dokter mungkin akan merujuk Anda pada spesialis pendengaran atau audiologi untuk menjalani audiogram.

Audiogram merupakan tes pendengaran di mana suara diputar melalui headphone ke satu telinga pada satu waktu. Anda akan diminta untuk merespons setiap suara yang Anda dengar. Apabila Anda tidak dapat mendengar nada tertentu, hal ini bisa mengindikasikan adanya gangguan pendengaran.

Cara Mengatasi Penyakit Presbikusis

Cara mengatasi penyakit presbikusis disesuaikan dengan tingkat keparahan dari gangguan pendengaran yang dialami. Bantuan perangkat atau alat bantu dengar mungkin dibutuhkan untuk membantu Anda mendengar lebih baik.

Berikut adalah berbagai penanganan presbikusis yang paling umum dilakukan:

1. Alat bantu dengar

Alat bantu dengar adalah perangkat yang dikenakan di dalam atau belakang telinga. Alat ini membuat suara yang sampai di telinga menjadi lebih keras. Diskusikan dengan dokter untuk memilih alat bantu dengar yang paling cocok dan sesuai dengan kondisi gangguan pendengaran yang Anda alami.

2. Implan koklea

Implan koklea adalah metode pemasangan perangkat elektronik kecil di telinga bagian dalam untuk membantu memberikan indera suara bagi orang yang mengalami gangguan pendengaran. Alat ini dipasang melalui operasi telinga.

Dokter biasanya merekomendasikan implan koklea di satu atau kedua telinga ketika seseorang mengalami gangguan pendengaran yang parah.

3. Perangkat bantu

Selain alat bantu dengar yang dipasang di telinga, terdapat juga jenis perangkat bantu lainnya. alat ini dapat berbentuk amplifier telepon atau teknologi yang mengubah ucapan menjadi bentuk teks.

4. Latihan membaca bibir

Latihan membaca bibir adalah salah satu cara untuk membantu individu dengan gangguan pendengaran untuk dapat mengikuti percakapan. Individu yang menggunakan metode ini diharuskan untuk memperhatikan orang lain ketika berbicara dengan cara melihat gerakan mulut dan tubuh pembicara.

Tips Komunikasi untuk Penderita Presbikusis

Jika Anda atau anggota keluarga Anda mengalami presbikusis, berikut adalah beberapa tips untuk berkomunikasi yang dapat dilakukan:

  • Bicara dengan wajah menghadap pada lawan bicara Anda yang mengalami presbikusis sehingga wajah Anda dapat terlihat ketika berbicara.
  • Pastikan wajah Anda mendapatkan pencahayaan yang cukup ketika sedang berbicara. Kondisi ini memungkinkan lawan bicara Anda yang mengalami gangguan pendengaran untuk dapat mengamati ekspresi wajah, gerakan, gerakan bibir, dan bahasa tubuh Anda untuk membantu berkomunikasi.
  • Selama melakukan percakapan, matikan radio atau televisi.
  • Hindari berbicara sambil mengunyah makanan atau menutup mulut dengan tangan.
  • Berbicara dengan volume lebih keras dari biasanya, tapi jangan berteriak.
  • Berbicara dengan kecepatan normal dan jangan melebih-lebihkan suara.
  • Beri tahu orang dengan gangguan pendengaran tentang topik pembicaraan yang sedang berlangsung.
  • Bicara dengan kalimat yang lebih pendek dan lebih sederhana agar lebih mudah dipahami.
  • Jika pergi ke tempat umum, pilih tempat duduk yang jauh dari area yang ramai atau bising.

 

 

Sumber:

  1. Age-related hearing loss – https://medlineplus.gov/ency/article/001045.htm diakses 17 Juli 2019
  2. Presbycusis – https://www.nidcd.nih.gov/sites/default/files/Content%20Images/presbycusis.pdf diakses 17 Juli 2019
  3. Age-Related Hearing Loss (Presbycusis) – https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/presbycusis diakses 17 Juli 2019
  4. Age-Related Hearing Loss – https://my.clevelandclinic.org/health/articles/5840-age-related-hearing-loss diakses 17 Juli 2019

 

Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

12 Cara Mencegah Kanker Payudara yang Perlu Wanita Ketahui!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

cara-mencegah-kanker-payudara-doktersehat

DokterSehat.Com– Kanker payudara adalah kanker yang paling sering terjadi pada wanita, dan merupakan penyebab utama kedua kematian akibat kanker pada wanita, setelah kanker paru-paru. Mengetahui bahaya dari penyakit ini, kaum perempuan patut mencari cara mencegah kanker payudara.

Kanker payudara memang sangat mengerikan. Penyakit ini bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti keturunan, faktor lingkungan, dan pola hidup yang tidak sehat. Untuk mencegah kanker payudara, Anda harus rutin mengecek kondisi payudara Anda dengan merabadan dan memijatnya. Cara ini terbilang cukup efektif untuk mendeteksi pertumbuhan sel kanker payudara sebelum mencapai stadium lanjut. Anda juga bisa mencegah nya dengan kiat-kiat yang dijelaskan di bawah ini.

Cara Mencegah Kanker Payudara

Tidak hanya dengan memijat payudara saja, pencegahan kanker payudara bisa dilakukan dengan berbagai cara lainnya, seperti berikut ini:

1. Berolahraga minimal 30 menit sehari

Olahraga terbukti bermanfaat untuk kesehatan, maka sangat dianjurkan untuk berolahraga setiap hari minimal 30 menit sehari. Selain bisa membuat tubuh selalu bugar, olahraga juga dapat mengurangi risiko terkena berbagai penyakit kanker, salah satunya dapat mencegah kanker payudara.

Berkat olahraga, lemak tidak akan menumpuk dalam tubuh sehingga produksi hormon estrogen yang berlebih tidak terjadi. Seperti yang Anda ketahui bahwa sel kanker payudara yang terpapar oleh estrogen maka akan meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Untuk itu, cobalah untuk berolahraga minimal 30 menit secara rutin setiap hari.

2. Berhenti merokok

Bagi Anda yang gemar merokok, mulai sekarang hentikan kebiasaan tersebut. Seperti yang selama ini kita ketahui bahwa rokok tidaklah baik untuk kesehatan.

Ada beragam jenis penyakit yang akan mengintai Anda jika masih sering merokok. Jenis penyakit tersebut salah satunya adalah kanker payudara. Sekalipun bagi mereka yang bukan perokok aliat perokok pasif, sebaiknya hindari asap rokok yang sering ditemui di lingkungan publik.

Bagi Anda perokok, cara mencegah kanker payudara yang tepat adalah berhenti menghisap rorok sama sekali dan hindari pula asap rokok.

3. Konsumsi buah dan sayuran secara teratur

Ada banyak nutrisi dan vitamin yang tersimpan di dalam buah dan sayuran, sehingga makanan ini sangat dianjurkan untuk dikonsumsi secara tertaur setiap hari. Buah dan sayuran bisa membuat tubuh tetap sehat dan bugar.

Tidak hanya bermanfaat dalam penurunan berat badan saja, kedua jenis makanan ini juga bisa mencegah kanker payudara. Untuk itu, mulai sekarang perbanyaklah mengonsumsi buah dan sayuran ketimbang mengonsumsi makanan tidak sehat lainnya.

4. Konsumsi prosuk kedelai

Berdasarkan satu penelitian luas selama 25 tahun terakhir, telah mengidentifikasi kedelai sebagai sumber makanan yang sangat menyehatkan, karena kaya akan protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral, dan rendah karbohidrat.

Selain dapat mencegah kanker payudara, kedelai juga dikatakan dapat mengurangi kolesterol jahat dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Selain kacang kedelai utuh, Anda dapat mengonsumsi kedalai dalam bentuk olahan, seperti tahu, tempe, dan susu kedelai.

5. Asupan serat makanan

Meskipun penelitian serat makanan dan pengaruhnya terhadap kanker payudara saat ini tidak meyakinkan, namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa serat makanan dapat membantu mencegah penyakit, salah satunya mencegah kanker payudara. Karena serat membantu sistem pencernaan dan pembuangan limbah secara teratur, serat membantu tubuh membuang racun dan membatasi kerusakan.

Mengonsumsi biji-bijian utuh dan kacang-kacangan juga mengandung antioksidan, yang dapat membantu mencegah banyak penyakit. Makan lebih banyak kacang-kacangan yang kaya serat, seperti lentil, juga dapat mencegah kanker payudara.

Ida Cancer Center & Joseph Friend merekomendasikan 30 hingga 45 gram serat per hari.

6. Hindari alkohol

Berhenti dari kecanduan minum alkohol adalah cara mencegah kanker payudara yang tepat. Penelitian telah mengidentifikasi hubungan antara minum alkohol secara teratur dan peningkatan risiko kanker payudara.

Breastcancer.org melaporkan bahwa alkohol dapat meningkatkan kadar estrogen dan menyebabkan kerusakan sel DNA. Wanita yang minum minuman beralkohol tiga kali per minggu meningkatkan risiko terkena kanker payudara sebesar 15 persen. Risikonya akan naik sekitar 10 persen pada wanita yang minum setiap per hari.

7. Kurangi asupan gula

Para peneliti di University of Texas MD Anderson Cancer Center telah menemukan bahwa ketika tikus makan makanan yang mengandung banyak gula, tikus percobaan ini lebih cenderung berisiko tumor kelenjar susu, mirip dengan kanker payudara pada manusia. Selain itu, tumor ini lebih cenderung menyebar atau bermetastasis.

Meski penelitian masih sebatas pada binatang, tidak ada salahnya melakukan pencegahan kanker payudara dengan mengurangi asupan gula. Tips ini juga dpat mencegah peningkatan gula darah atau penyakit diabetes.

8. Hindari lemak jahat

Studi menunjukkan bahwa tidak semua lemak berdampak buruk bagi kesehatan. lantas bagaimana membedakan lemak jahat dan lemak baik?

Lemak baik dapat Anda dapatkan dari beberapa makanan seperti sayuran dan buah-buahan. Kedia janis makanan bermanfaat menurunkan kanker payudara.

Sementara lemak jahat atau juga disebut lemak trans biasa kita temukan pada makanan yang digoreng, biskuit, donat, dan kue kering. Seperti namanya, lemak jahat ini telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara dan harus anda hindari.

9. Mengetahui riwayat orang tua

Wanita yang memiliki keluarga dengan riwayat kanker payudara dapat mengambil langkah-langkah khusus untuk mencegah kanker payudara, jadi penting bagi Anda untuk mengetahui riwayat keluarga.

Anda mungkin berisiko tinggi terkena kanker payudara jika memiliki ibu atau saudara perempuan yang menderita kanker payudara atau ovarium (terutama pada usia dini) atau jika Anda memiliki banyak anggota keluarga (termasuk laki-laki) yang mengembangkan kanker payudara, ovarium atau prostat.

Anda bisa mencari bantuan dokter atau konselor genetik untuk membantu Anda memahami riwayat penyakit keluarga Anda.

10. Hindari makan daging merah

Meskipun penelitian masih berlangsung, beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara daging merah dan kemungkinan kanker payudara yang lebih besar, terutama jika dagingnya dimasak well done atau daging yang relatif kering.

Selain itu, daging olahan dan daging beku cenderung tinggi lemak, garam, dan pengawet.

11. Mengonsumsi obat-obatan

Wanita yang memiliki risiko lebih tinggi kanker payudara dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk membantu mencegah kanker payudara.

Pencegahan ini juga bisa disebut “chemoprevention.” Untuk kanker payudara, ini adalah penggunaan obat penghambat hormon untuk mengurangi risiko kanker. Obat-obatan seperti tamoxifen (Soltamox) dan raloxifene (Evista), disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk menurunkan risiko kanker payudara. Obat-obatan ini disebut modulator reseptor estrogen selektif (SERM) dan bukan kemoterapi. SERM adalah obat yang menghentikan reseptor estrogen di beberapa jaringan dan bukan yang lain.

Baik wanita yang telah melewati masa menopause dan mereka yang belum pernah menggunakan tamoxifen. Raloxifene hanya disetujui untuk wanita yang telah mengalami menopause. Setiap obat juga memiliki efek samping yang berbeda. Konsultasi terlebih dengan dokter tentang apakah Anda mendapat manfaat dari obat-obatan tersebut.

Aromatase inhibitor (AIs) juga telah terbukti mencegah kanker payudara. AIs adalah jenis perawatan menghalangi hormon yang mengurangi jumlah estrogen dalam tubuh wanita dengan menghentikan jaringan dan organ selain ovarium dari produksi estrogen.

Obat tersebut hanya dapat digunakan oleh wanita yang telah mengalami menopause. Namun, tidak ada AIs yang telah disetujui oleh FDA untuk menurunkan risiko kanker payudara pada wanita yang tidak memiliki penyakit ini.

Sementara obat lainnya yang sedang dipertimbangkan untuk pencegahan kanker payudara termasuk statin, yang menurunkan kolesterol, dan metformin (beberapa nama merek), obat yang biasa digunakan untuk diabetes.

12. Pembedahan

Cara mencegah kanker payudara selanjutnya adalah tindakan pembedahan atau operasi. Untuk wanita dengan mutasi genetik BRCA1 atau BRCA2, yang secara substansial meningkatkan risiko kanker payudara, pengangkatan payudara secara preventif dapat dipertimbangkan. Prosedur ini disebut mastektomi profilaksis, yang kemungkinan mengurangi risiko kanker payudara hingga 95%.

Wanita dengan mutasi ini juga harus mempertimbangkan untuk melakukan pengangkatan ovarium dan tuba falopi, yang disebut profilaksis salpingo-ooforektomi.

Prosedur tersebut dapat mengurangi risiko mengembangkan kanker ovarium, serta kanker payudara, dengan menghentikan ovarium yang memproduksi estrogen.

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter tentang kemungkinan efek samping fisik dan emosional ketika mempertimbangkan melakukan prosedur pembedahan.

Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Vertigo: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

obat-vertigo-doktersehat

DokterSehat.Com – Sebagian besar kasus vertigo adalah jenis perifer, yaitu sensasi atau perasaan berputar yang biasanya disebabkan karena gangguan pada telinga bagian dalam. Jika Anda memiliki penyakit vertigo, Anda mungkin merasa diri seperti berputar. Simak penjelasan lengkap di bawah ini mengenai penyebab, gejala, diagnosis dan obat vertigo.

Apa Itu Vertigo?

Vertigo adalah sebuah keadaan di mana seseorang mengalami sensasi seolah sekelilingnya berputar. Apakah kondisi ini membutuhkan obat vertigo? Perlu diketahui bahwa vertigo bukanlah suatu penyakit yang berdiri sendiri, vertigo adalah gejala dari suatu penyakit.

Vertigo bisa berlangsung selama beberapa menit hingga jam tergantung tingkat keparahan. Apabila vertigo yang dialami cukup berat, hal itu berisiko membuat penderitanya kehilangan keseimbangan sehingga risiko terjatuh semakin tinggi.

Penyebab Vertigo

Pada dasarnya, penyebab vertigo dibagi menjadi dua yaitu vertigo sentral dan perifer. Dibanding vertigo sentral, vertigo perifer adalah yang paling sering terjadi. Berikut adalah penjelasan lengkap penyebab vertigo, di antaranya:

1.Vertigo perifer

Vertigo perifer adalah yang paling sering dialami oleh banyak orang. Penyebabnya karena terdapat gangguan telinga bagian dalam yang berfungsi mengatur keseimbangan tubuh. Selain perasaan melayang, peradangan yang terjadi di telinga bagian dalam atau karena adanya infeksi virus, akan menimbulkan rasa sakit dan pusing.

Beberapa penyebab vertigo paling umum, khususnya penyebab vertigo perifer adalah:

  • BPPV. BPPV merupakan singkatan dari benign paroxysmal positional vertigo. BPPV terjadi ketika partikel kalsium kecil (canalith) masuk di kanal-kanal telinga bagian dalam. Telinga bagian dalam mengirimkan sinyal ke otak tentang kepala dan gerakan tubuh relatif terhadap gravitasi. Proses ini membantu tubuh menjaga keseimbangan. BPPV dapat terjadi tanpa alasan yang diketahui dan mungkin terkait dengan usia. Penyebab vertigo ini cukup sering terjadi.
  • Penyakit Meniere. Ini adalah gangguan telinga bagian dalam yang diduga disebabkan oleh penumpukan cairan dan perubahan di telinga. Hal ini dapat menyebabkan episode vertigo bersama dengan telinga berdenging (tinnitus) dan gangguan pendengaran.
  • Neuritis vestibular atau labirintis. Ini adalah masalah telinga bagian dalam biasanya berhubungan dengan infeksi (biasanya virus). Infeksi menyebabkan peradangan pada telinga bagian dalam sekitar saraf yang penting untuk membantu keseimbangan rasa tubuh.

2. Vertigo sentral

Vertigo sentral terjadi akibat adanya masalah pada otak. Bagian otak yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit ini adalah cerebellum atau otak kecil.

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang menjadi penyebab vertigo sentral, di antaranya:

  • Stroke. Sebuah kondisi penyumbatan pembuluh darah yang terjadi pada otak.
  • Konsumsi obat. beberapa jenis obat tertentu yang bisa menimbulkan efek samping vertigo.
  • Tumor otak. Penyakit ini menyerang cerebellum atau otak kecil, sehingga mengakibatkan gangguan koordinasi gerakan tubuh.
  • Migrain. Munculnya migrain atau sakit kepala sebelah ini disertai dengan rasa nyeri yang berdenyut dan sering dialami oleh orang mereka yang berusia muda. Migrain biasanya  dianggap sebagai salah satu penyebab umum dari penyakit ini.
  • Multiple sclerosis. Gangguan sinyal saraf yang terjadi di sistem saraf pusat (otak dan tulang belakang) yang diakibatkan oleh kesalahan pada sistem kekebalan tubuh seseorang.
  • Neuroma akustik. Tumor jinak yang tumbuh pada saraf vestibular, yaitu sistem saraf yang menghubungkan telinga dengan otak. Sebagian besar kasus neuroma akustik terjadi karena kelainan genetik.

Gejala Vertigo

Perlu diketahui bahwa serangan vertigo bisa terjadi tiba-tiba dan bisa berlangsung lama atau singkat. Apabila Anda memiliki vertigo berat, gejala vertigo bisa berlangsung selama beberapa hari, sehingga menganggu aktivita Anda sehari-hari.

Gejala yang paling umum terjadi adalah sekeliling Anda terasa seperti berputar diiringi dengungan pada telinga. Dampaknya, rasa ingin muntah tak terhindarkan dan membuat Anda tidak kuat untuk berdiri.

Gejala lain yang mungkin menyertai vertigo adalah:

  • Gerakan mata yang abnormal atau menyentak (nystagmus).
  • Sakit kepala.
  • Berkeringat.
  • Sulit untuk konsentrasi.

Diagnosis Vertigo

Dokter dapat memisahkan pusing dari vertigo dengan mengajukan pertanyaan sederhana: “Apakah Anda merasakan kondisi lingkungan seperti berputar atau apakah Anda pusing?”. Jika di sekeliling Anda tampak berputar, bisa dipastikan Anda memiliki vertigo.

Selain itu, dokter juga akan bertanya tentang riwayat medis termasuk riwayat migrain, infeksi telinga dalam, konsumsi obat-obat rutin dan cedera kepala yang pernah dialami.

Jika diperlukan, dokter dapat melakukan tahap pemeriksaan fisik lebih lanjut. Pemeriksaan ini ditujukan untuk melihat fungsi pendengaran, fungsi otak, dan gerak bola mata. Beberapa metode pemeriksaan tersebut meliputi:

  • Tes head-thrust: Anda melihat hidung sendiri, dan ini akan membuat gerakan kepala cepat ke samping dan mencari gerakan mata yang benar.
  • Tes Romberg: Anda berdiri dengan kaki bersama-sama dan mata terbuka, lalu tutup mata Anda dan cobalah untuk menjaga keseimbangan.
  • Tes Fukuda-Unterberger: Anda diminta untuk berbaris di tempat dengan mata tertutup tanpa bersandar dari sisi ke sisi
  • Tes Dix-Hallpike: Saat berada di meja, Anda dengan cepat diturunkan dari posisi duduk ke posisi terlentang dengan kepala Anda mengarah ke kanan atau sedikit ke kiri. Seorang dokter akan melihat gerakan mata Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang vertigo Anda.

Selain beberapa tes yang sudah dijelaskan di atas, tes penunjang bisa dilakukan dokter seperti tes urine dan darah, MRI, CT scan dan foto rontgen.

Sementara itu, tanda-tanda peringatan komplikasi serius meliputi:

  • Vertigo yang muncul tiba-tiba tidak terpengaruh oleh perubahan posisi.
  • Vertigo yang berhubungan dengan tanda-tanda neurologis seperti kurangnya koordinasi otot yang parah atau kelemahan baru.
  • Vertigo yang berhubungan dengan tuli dan tidak ada riwayat penyakit Meniere.

Obat Vertigo

Obat vertigo tergantung pada apa yang menyebabkannya. Dalam banyak kasus, tanpa harus mencari vertigo obatnya apa, vertigo bisa hilang sendiri. Terjadinya kesembuhan tanpa obat vertigo ini dikarenakan otak mampu beradaptasi–setidaknya sebagian, dan dengan adanya perubahan telinga bagian dalam.

Bagi beberapa orang, obat vertigo yang dibutuhkan dapat termasuk:

1. Rehabilitasi vestibular

Ini adalah jenis terapi fisik yang bertujuan membantu memperkuat sistem vestibular. Fungsi dari sistem vestibular adalah untuk mengirim sinyal ke otak tentang kepala dan gerakan tubuh relatif terhadap gravitasi. Rehab vestibular mungkin disarankan jika Anda memiliki serangan berulang vertigo. Ini membantu melatih indra Anda untuk mengompensasi.

2. Manuver reposisi kanalit

Pedoman dari American Academy of Neurology merekomendasikan serangkaian gerakan khusus untuk kepala dan tubuh dalam rangka menangani BPPV. Gerakan yang dilakukan untuk memindahkan deposit kalsium keluar dari kanal ke dalam ruang telinga bagian dalam sehingga mereka dapat diserap oleh tubuh.

Anda mungkin akan memiliki gejala vertigo selama prosedur ketika kanalit bergerak. Seorang dokter atau ahli terapi fisik dapat memandu gerakan manuver ini.

3. Obat resep

Dalam beberapa kasus, obat-obatan dapat diberikan untuk meringankan gejala seperti mual atau mabuk terkait dengan vertigo. Jika vertigo disebabkan oleh infeksi atau peradangan, antibiotik atau steroid dapat mengurangi pembengkakan dan menyembuhkan infeksi. Obat vertigo untuk penyakit Meniere, seperti diuretik (pil air) dapat diresepkan untuk mengurangi tekanan dari penumpukan cairan.

Obat vertigo lainnya yang bisa Anda gunakan: Antihistamin, seperti betahistine. Benzodiazepine, seperti diazepam dan lorazepam. Anti-muntah, seperti metoclopramide.

4. Operasi

Dalam beberapa kasus, pembedahan mungkin diperlukan untuk vertigo. Jika vertigo disebabkan oleh masalah mendasar yang lebih serius, seperti tumor atau cedera pada otak atau leher, operasi dapat membantu untuk meringankan vertigo.

Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Mengonsumsi Air Hujan, Aman atau Tidak?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

musim-hujan-doktersehat
Photo Source: Flickr/ Mike Maguire

DokterSehat.Com– Di musim kemarau seperti sekarang ini, sebagian wilayah di Indonesia mulai mengalami kekeringan dan masalah pasokan air bersih. Bahkan, ada yang sampai berjalan jauh hanya demi mendapatkan air untuk dikonsumsi sehari-hari. Hanya saja, sebuah pertanyaan muncul, jika kita menampung air hujan untuk dikonsumsi saat sedang mengalami kekeringan, apakah hal ini tidak apa-apa untuk dilakukan?

Dampak mengonsumsi air hujan

Para peneliti yang berasal dari Monash University, Melbourne, Australia melakukan studi untuk mengetahui bagaimana dampak penggunaan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini dilakukan dengan memantau sekitar 300 rumah tangga yang memakai air hujan yang ditampung sebagai sumber air minum sehari-hari.

Hasil dari penelitian yang dilakukan selama lebih dari satu tahun ini adalah risiko terkena masalah gastroenteritis dan flu perut yang biasanya dipicu oleh virus atau bakteri pada masyarakat yang mengonsumsi air hujan cenderung tidak berbeda dibandingkan dengan masyarakat yang menggunakan air keran berkualitas sebagai sumber air minumnya. Para peneliti pun menyimpulkan bahwa air hujan sebenarnya aman untuk dikonsumsi sehari-hari.

Apakah hal ini berarti air hujan aman untuk dikonsumsi?

Para peneliti menyebut air hujan memiliki tingkat keasaman yang masih aman bagi tubuh, yakni di angka pH 5,6. Angka ini bisa dianggap sebagai netral dan tidak memberikan efek buruk bagi kesehatan tubuh. Hanya saja, air hujan tidak selalu bersih.

Sebagaimana air mentah pada umumnya, kita bisa menemukan bakteri, debu, kotoran, dan sumber penyakit lainnya. Selain itu, dalam banyak kasus air hujan juga memiliki polusi, jamur, dan berbagai kontaminan lainnya meskipun seringkali kadarnya cenderung rendah.

Kita bisa menampung air hujan di dalam wadah seperti bak atau ember. Jika air ini akan dikonsumsi sebagai air minum, pastikan bahwa wadah-wadah ini berada dalam kondisi yang bersih, bukannya dipenuhi dengan kotoran.

Sebelum mengolahnya, pastikan untuk membiarkan air hujan ini selama satu jam demi membuat partikel-partikel berat mengendap di dasar penampungan. Hal ini juga bisa membantu mencegah perkembangan mikroorganisme.

Demi membuat air hujan lebih aman untuk dikonsumsi, kita harus menyaringnya atau merebusnya terlebih dahulu. Kita bisa memakai penyaring air buatan sendiri atau menggunakan alat penyaring khusus yang bisa membuat air hujan bebas bakteri, kotoran, debu, jamur, bahan kimia, dan berbagai kontaminan lainnya. Hanya saja, sebaiknya memang tetap merebus air hujan demi membunuh berbagai macam bakteri dan membuat kita lebih tenang untuk meminumnya.

Ada air hujan yang tidak aman untuk dikonsumsi

Pakar kesehatan menyebut ada air hujan yang ternyata tidak aman untuk dikonsumsi. Berikut adalah jenis air hujan tersebut.

  1. Air hujan di kawasan industri atau pabrik

Jika di lingkungan tempat kita tinggal banyak pabrik atau kawasan industri, maka masalah polusi udara biasanya cukup parah. Hal ini akan mempengaruhi proses pembentukan hujan di langit. Air hujan yang berada di kawasan ini dikhawatirkan tinggi kandungan bahan kimia, polutan, dan bahan kimia berbahaya yang tidak layak dikonsumsi.

  1. Air yang tergenang di tempat kotor

Air hujan yang tergenang di tempat yang kotor seperti di jalanan, pot-pot tanaman, atau tempat-tempat lainnya sudah tercampur dengan berbagai macam kotoran dan hal-hal lainnya yang membuatnya tidak lagi layak dikonsumsi.

  1. Wadah penampungan air sudah tidak layak

Jika kita tidak merawat wadah penampungan air dengan baik, maka air hujan yang tertampung justru tercampur dengan berbagai kotoran dan kontaminan yang tidak sehat.

Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Fucoidan: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

fucoidan-doktersehat

DokterSehat.Com – Fucoidan obat apa? Fucoidan adalah suplemen makanan yang digunakan untuk membantu menjaga saluran pencernaan. Fucoidan adalah zat alami yang dapat ditemukan di beberapa jenis rumput laut coklat dan makhluk laut lainnya seperti teripang dan bulu babi.

Kenali lebih jauh tentang Fucoidan mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya tentang Fucoidan berikut ini.

Rangkuman Informasi Obat Fucoidan

Nama Obat Fucoidan
Golongan Suplemen
Kategori Obat bebas
Manfaat Obat Memelihara saluran pencernaan
Dikonsumsi Oleh Dewasa
Sediaan Obat Kapsul, sirup

Cara Kerja Obat Fucoidan

Fucoidan adalah suplemen makanan yang berguna untuk memelihara kesehatan saluran pencernaan, terutama bagian lambung. Fucoidan sendiri pada dasarnya merupakan zat alami yang ditemukan pada dinding sel beberapa spesies rumput laut coklat.

Fucoidan bekerja dengan cara meningkatkan ketebalan lapisan mukosa lambung sehingga dapat melindungi lambung dari asam lambung yang berlebih dan mencegah berbagai penyakit yang diakibatkan oleh kondisi ini. Pencernaan yang sehat secara keseluruhan juga membantu Anda untuk terhindar dari berbagai masalah pencernaan.

Manfaat Fucoidan

Secara umum Fucoidan memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Zat alami ini memiliki sifat antitumor dan antikanker. Fucoidan dapat membantu memblokir sel kanker agar tidak berkembang. Selain itu, zat ini juga memiliki efek antikoagulan dan antitrombotik sehingga dapat meningkatkan sirkulasi darah.

Fucoidan juga memiliki sifat antioksidan dan dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebagai suplemen makanan, Fucoidan umumnya diindikasikan untuk memelihara lambung. Berikut adalah manfaat suplemen Fucoidan:

  • Memelihara kesehatan lambung
  • Mencegah tukak lambung
  • Mencegah infeksi Helicobacter pylori

Dosis Fucoidan

Fucoidan hadir dalam sediaan Fucoidan kapsul dan Fucoidan sirup. Setiap kapsul Fucoidan atau 15 ml Fucoidan sirup biasanya mengandung 100 mg Fucoidan. Berikut adalah dosis Fucoidan yang disarankan:

  • Dosis Fucoidan kapsul: 1 kapsul, diberikan 1 kali sehari. Dapat juga dibagi menjadi 2 dosis yaitu 50 mg, diberikan 2 kali sehari.
  • Dosis Fucoidan sirup: 15 ml, diberikan 1 kali sehari.

Dosis di atas adalah dosis yang umumnya diberikan. Dosis bisa saja berubah menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien. Jangan pernah mengganti dosis tanpa berdiskusi dengan dokter maupun apoteker.

Petunjuk Penggunaan Fucoidan

Fucoidan harus digunakan sesuai dengan petunjuk penggunaannya. Berikut adalah aturan minum Fucoidan dan penggunaannya yang benar:

  • Suplemen ini dapat dikonsumsi bersamaan atau tidak bersamaan dengan makanan.
  • Gunakan suplemen Fucoidan sesuai dengan dosis yang disarankan.
  • Gunakan suplemen Fucoidan pada waktu yang sama setiap harinya.
  • Jika dosis terlewat, segera konsumsi obat saat ingat. Namun jika dekat dengan dosis selanjutnya, maka cukup konsumsi dosis selanjutnya saja.
  • Jika tidak sengaja mengonsumsi suplemen Fucoidan melebihi dosis yang disarankan, segera konsultasikan ke dokter.

Petunjuk Penyimpanan Fucoidan

Berikut adalah petunjuk penyimpanan Fucoidan yang harus diperhatikan:

  • Simpan suplemen Fucoidan pada suhu ruangan.
  • Simpan suplemen Fucoidan di tempat kering dan tidak lembap.
  • Hindari suplemen Fucoidan dari cahaya atau sinar matahari langsung.
  • Hindari suplemen Fucoidan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Efek Samping Fucoidan

Obat-obatan jenis apapun berpotensi menimbulkan efek samping, begitu juga dengan Fucoidan. Beberapa efek samping yang mungkin timbul dari obat Fucoidan adalah sebagai berikut ini:

  • Diare
  • Reaksi alergi

Efek samping di atas tidak selalu terjadi. Efek samping ringan biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam waktu singkat.

Efek samping dapat terjadi akibat penggunaan suplemen berlebihan, interaksi obat, penggunaan jangka panjang, atau karena kondisi tertentu dari setiap pasien yang tentunya berbeda-beda.

Jika Anda merasakan gejala efek samping serius atau reaksi alergi dari penggunaan obat ini, segera hentikan penggunaan obat dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Interaksi Obat Fucoidan

Interaksi obat dapat terjadi ketika Fucoidan digunakan bersama dengan jenis obat-obatan lain tertentu. Interaksi obat menyebabkan efektivitas obat menurun dan dapat meningkatkan potensi terjadinya efek samping.

Berikut adalah jenis obat yang sebaiknya tidak digunakan bersama dengan Fucoidan:

  • Warfarin
  • Heparin

Kedua jenis obat di atas adalah jenis obat antikoagulan atau pengencer darah. Obat-obatan ini sebaiknya tidak digunakan bersama dengan obat Fucoidan karena seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Fucoidan juga memiliki efek antikoagulan.

Daftar obat di atas kemungkinan bukan merupakan daftar lengkap. Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi atau belum lama ini mengonsumsi obat-obatan tertentu baik obat resep, non-resep, hingga herbal.

Konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan interaksi obat, maka sebaiknya dihindari. Diskusikan dengan dokter tentang jenis makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari selama penggunaan suplemen Fucoidan untuk menghindari interaksi obat.

Peringatan dan Perhatian Fucoidan

Fucoidan termasuk ke dalam kategori obat bebas yang penggunaannya tidak harus melalui resep dokter. Ikuti petunjuk penggunaan suplemen ini dengan seksama untuk menjaga keamanannya.

Berikut adalah beberapa hal lain yang perlu menjadi peringatan dan perhatian selama penggunaan obat Fucoidan:

  • Jangan gunakan obat Fucoidan pada pasien yang hipersensitif pada Fucoidan dan komponen lain yang terkandung dalam obat ini. Waspada jika Anda memiliki riwayat alergi pada rumput laut atau obat-obatan sejenis.
  • Belum diketahui efektivitas maupun efek samping dari penggunaan Fucoidan terhadap ibu menyusui maupun ibu hamil. Jika Anda merupakan wanita hamil, ibu menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan, sebaiknya minta petunjuk dokter sebelum menggunakan obat Fucoidan ini.
  • Penggunaan pada anak juga tidak diketahui manfaat dan efek sampingnya, sehingga lebih baik dihindari. Jika harus menggunakan suplemen ini pada anak-anak, pastikan penggunaannya di bawah pengawasan dokter.

Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

15 Fakta Tentang Mimpi yang Mungkin Belum Anda Tahu

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

fakta-tidur-doktersehat

DokterSehat.Com – Mimpi adalah kejadian yang sering kita alami kalau tidur dengan nyenyak. Mimpi bisa terjadi pada siapa saja, bahkan dewan pun juga bisa bermimpi. Mimpi yang muncul sering kali apa yang kita inginkan atau malah ditakuti. Oleh karena itu beberapa orang sering takut atau trauma untuk tidur dan bermimpi.

Fakta Mimpi yang Jarang Diketahui

Mimpi memang bisa terjadi kapan saja oleh siapa saja yang sedang tidur. Namun, informasi tentang mimpi masih banyak yang menjadi misteri. Bahkan, tidak semua orang paham dengan mimpi dan hal-hal yang ada di sekelilingnya.

  1. Mimpi lebih banyak terjadi di pagi hari

Mimpi memang bisa terjadi kapan saja saat tidur. Namun, mimpi lebih banyak terjadi saat pagi hari. Itulah kenapa kita kerap merasa mimpi yang dialami sangat pendek dan tahu-tahu sudah pagi. Mimpi jarang terjadi saat malam karena kita belum tentu tidur dengan kondisi REM.

  1. Mimpi tidak terjadi lama

Kita sering merasa mimpi tidak berjalan dalam jangka waktu lama. Memang benar, umumnya mimpi hanya terjadi selama 90-120 menit saja. Selebihnya Anda hanya tidur biasa tanpa memiliki mimpi di dalamnya. Beberapa orang ada yang masih bermimpi saat kembali tidur atau tidak.

  1. Saat bermimpi otot lumpuh

Saat memasuki fase REM dan mengalami mimpi, sebagian besar otot yang dimiliki akan mengalami lumpuh. Hal ini terjadi untuk menghindarkan kita dari pergerakan saat tidur seperti jalan ke tempat yang berbahaya.

  1. Mimpi bisa muncul lagi dengan tema tertentu

Mimpi yang sering kita alami biasanya tidak akan kembali lagi di hari selanjutnya. Namun, mimpi yang sama bisa kembali dan anak-anak cenderung mengalaminya. Mimpi yang muncul kembali pada anak-anak memiliki tema tertentu seperti ditakuti oleh dewan atau monster. Selanjutnya jatuh dari ketinggian hingga tertabrak sesuatu juga sering muncul.

  1. Mimpi lebih banyak dalam bentuk visual dan hitam putih

Saat sedang bermimpi, sesuatu yang muncul dalam bentuk visual biasanya mudah sekali muncul. Sayangnya, mimpi jarang sekali yang berwarna. Mimpi dalam bentuk hitam putih lebih banyak terjadi dan mudah diingat. Karena mimpi sering muncul dalam bentuk visual, kita jadi sering sulit mengingatnya.

  1. Sering melihat wajah yang familiar

Dalam mimpi kita sering bertemu dengan seseorang. Namun, kita kadang bisa mengingatnya atau malah bingung itu siap. Berdasarkan penelitian dari Stanford University, orang yang kita lihat cukup familiar di dalam mimpi biasanya sering muncul di TV, video, atau orang yang pernah ditemui.

  1. Apa yang kita pikirkan sering jadi mimpi

Apa yang kita pikirkan selama sehari penuh akan memberikan sumbangan besar pada mimpi yang terjadi. Kalau seharian kita merasa takut atau trauma. Mimpi yang muncul berkisar pada hal itu dan memicu mimpi buruk.

  1. Stres memengaruhi mimpi

Kalau Anda mengalami stres, mimpi buruk akan sering muncul. Sebaliknya kalau jarang stres dan sedang senang, mimpi yang memberikan kesan bahagia yang akan muncul.

  1. Wanita bisa mimpi basah

Mimpi basah adalah mimpi yang di dalamnya ada adegan berhubungan seks dan berdampak pada kondisi fisik. Selama ini kita selalu menganggap kalau hanya pria yang mengalami mimpi basah, ternyata wanita juga mengalaminya. Mimpi basah juga membuat wanita mengeluarkan cairan dari vaginanya.

  1. Posisi tidur menentukan jenis mimpi

Pernahkah Anda berpikir kalau posisi tidur yang kita lakukan menentukan jenis mimpi yang akan terjadi? Seseorang yang tidur dengan posisi wajah menghadap bantal cenderung sering mimpi tentang seks, mimpi terkunci di ruangan, berenang, dan mimpi seperti susah untuk bernapas.

  1. Bercinta saat bermimpi bisa terjadi

Tahukah Anda kalau seseorang yang sedang tidur dan bermimpi bisa melakukan aktivitas lainnya? Gangguan dalam tidur ini tidak hanya dalam bentuk jalan kaki ke tempat tertentu dalam kondisi tidur saja. Seseorang juga bisa berhubungan seks dalam kondisi tidak sadarkan diri.

  1. Anak-anak lebih sering mengalami mimpi buruk

Dibandingkan dengan orang dewasa, anak-anak lebih sering mengalami mimpi buruk setiap malam. Hal ini bisa terjadi karena anak-anak memiliki cukup banyak rasa takut pada banyak hal. Karena sering mimpi buruk, beberapa anak-anak kerap minta ditemani saat tidur agar tidak mengalami mimpi yang sama.

  1. Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja

Sleep paralysis atau mimpi yang membuat kita seperti susah bangun adalah sesuatu yang nyata. Kondisi ini terjadi pada siapa saja dan bisa memberikan perasaan tidak nyaman. Seseorang yang mengalami hal ini biasanya juga sedang mengalami mimpi yang buruk.

  1. Mood dari mimpi terbawa saat bangun

Saat Anda bermimpi sesuatu yang menyenangkan, kemungkinan besar akan membuat mood setelah bangun tidur jadi sangat baik. Namun, kalau Anda mimpi buruk seperti kerja binatang buah atau hantu, kemungkinan besar mood yang akan muncul juga sangat buruk.

  1. Obat memicu mimpi buruk

Beberapa jenis obat juga bisa memicu mimpi buruk. Mungkin Anda pernah merasakan hal ini saat sedang sakit dan minum obat. Begitu tidur kadang mimpi yang muncul sering mengganggu seperti mimpi sakit kian parah atau malah meninggal dunia. Hal seperti ini wajar dan tidak perlu dipikirkan terlalu jauh.

Inilah beberapa fakta tentang mimpi yang kemungkinan besar jarang diketahui oleh masyarakat. Nah, dari beberapa fakta tentang mimpi di atas, adakah yang tidak Anda ketahui sebelumnya? Semoga ulasan di atas bisa membuat Anda jadi lebih paham dan memahami mimpi yang sering dialami.

Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Apakah Bayi Bisa Alergi ASI? Cek Penjelasannya di Sini

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

bayi-alergi-ASI-doktersehat

DokterSehat.Com – Setiap orang tua pasti berharap anaknya untuk mendapatkan asupan ASI eksklusif. Namun, banyak ibu yang khawatir tentang bayi alergi ASI, apakah hal tersebut memang perlu dikhawatirkan? Bagaimana penjelasan mengenai alergi ASI? Simak penjelasan alergi pada bayi ASI selengkapnya di bawah ini.

Bayi Alergi ASI Dipengaruhi Oleh Asupan Tertentu

Sejumlah pakar kesehatan mengungkapkan, bayi alergi ASI sebenarnya tidak ada, alergi yang terjadi bukanlah disebabkan oleh ASI melainkan dari makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui.

Meski begitu, reaksi alergi ASI akibat makanan atau minuman tertentu ini adalah sesuatu yang sangat jarang terjadi. Ciri ciri bayi alergi ASI akibat dari asupan yang dikonsumsi ibunya terlihat dari munculnya mual, diare, sesak napas dan ruam, yang bisa bertahan beberapa jam setelah mendapatkan ASI.

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai ciri bayi alergi ASI, di antaranya:

1. Gumoh

Perlu diketahui, tanda bayi alergi ASI seperti muntah atau gumoh bisa terjadi secara spontan. Namun terdapat perbedaan antara gumoh dengan muntah. Gumoh biasanya hanya sedikit cairan yang dikeluarkan serta tidak disertai kontraksi otot perut. Gumoh ini dikatakan normal jika frekuensinya 1-4 kali sehari.

2. Ruam

Namun jika bayi mengalami gumoh lebih dari frekuensi normal, Anda harus segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan dengan tepat. Selain gumoh, ciri bayi alergi ASI juga terlihat dari kulit yang memerah. Kondisi ini bisa terjadi akibat ibu mengonsumsi makanan laut.

3. Mengi

Ciri bayi alergi ASI juga dapat terlihat dari munculnya sesak napas atau nafas yang berbunyi. Kondisi ini bisa terjadi setelah bayi Anda meminum ASI. Meski tanda ini mirip dengan gejala asma, hal itu tidak selalu menjadi ciri utama.

4. Diare

Penyebab diare pada bayi bisa terjadi karena bayi mengalami alergi ASI. Bahkan, diare bisa langsung terjadi setelah bayi lahir dan menerima ASI termasuk kolostrum. Hal ini disebabkan karena sistem pencernaan bayi tidak mampu menerima beberapa protein dan kadar laktosa dalam ASI. Diare adalah kondisi yang berbahaya, segera bawa bayi ke dokter anak terdekat.

Asupan yang Perlu Diperhatikan agar Alergi ASI Tidak Terjadi

Salah satu bahan makanan yang menyebabkan bayi alergi ASI adalah susu sapi. Hal ini bisa terjadi karena terserapnya kandungan protein di susu sapi. Saat proses menyusui, protein bisa masuk pada tubuh bayi, di mana hal ini menjadi penyebab munculnya alergi ASI.

Selain susu sapi, bahan makanan lain yang bisa menyebabkan alergi ASI adalah buah-buahan yang mengandung sitrus (lemon, jeruk, dll), tomat, kacang-kacangan, telur, dan tepung terigu.

Beberapa jenis makanan yang sebaiknya dicermati karena kemungkinan dapat memicu alergi pada bayi, antara lain brokoli, cokelat, bawang, cabai, dan produk olahan susu. Selain itu, bayi kemungkinan mengalami alergi setelah minum ASI jika ibu mengonsumsi:

1. Susu sapi

Jika bayi alergi ASI terjadi karena ibu mengonsumsi susu, sebaiknya Anda coba untuk berhenti mengonsumsinya selama 2 sampai 4 minggu, namun proses menyusui tetap dapat berjalan. Anda tetap bisa mengonsumsi susu setelah gejala mereda. Namun, jika muncul gejala yang lebih parah, Anda harus berkonsultasi dengan dokter.

2. Minuman berkafein

Konsumsi dua cangkir kopi sehari untuk ibu yang sedang menyusui bisa memengaruhi jam tidur bayi. Sekitar 1 persen kafein yang Anda konsumsi dapat diserap ke dalam ASI. Kondisi inilah yang bisa menyebabkan bayi alergi ASI.

3. Minuman mengandung alkohol

Jika ibu hamil mengonsumsi minuman beralkohol, maka kandungannya bisa diserap ke dalam ASI sehingga memengaruhi kesehatan bayi. Guna menghilangkan alkohol dari aliran darah dibutuhkan waktu beberapa jam.

3. Ikan bermerkuri

Meski beberapa ikan mengandung asam lemak omega-3 dan protein yang baik bagi tubuh. Namun beberapa ikan mengandung merkuri yang berbahaya bagi tubuh. Beberapa ikan tersebut antara lain: ikan makarel, ikan todak dan ikan tuna. Kandungan merkuri pada ikan ini dapat mengontaminasi ASI dan berisiko menganggu perkembangan otak bayi.

Mencegah Bayi Alergi ASI

Bayi alergi ASI adalah sesuatu yang kompleks, konsultasi dengan dokter diperlukan untuk menentukan pola makan yang baik untuk ibu menyusui. Meski banyak makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari, Anda tetap harus memenuhi asupan gizi seimbang.

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan jika bayi memiliki riwayat alergi, antara lain:

  • Hindari untuk memberikan susu sapi formula standar selama 4 sampai 6 bulan pertama. Jika bayi memang membutuhkan asupan susu, alternatif yang bisa diberikan adalah susu formula hidrolisat parsial atau total.
  • Ketika Anda mulai memperkenalkan makanan alergenik seperti telur, gandum, dan susu, mulailah dari jumlah yang sedikit dan satu jenis saja untuk setiap kali konsumsi.
  • Rutinlah untuk membersihkan tempat tidur dari tungau atau debu.

Sementara itu, beberapa cara berikut ini bisa Anda terapkan untuk mencegah bayi alergi makanan, antara lain:

  • Hindari paparan asap rokok selama hamil dan setelah bayi lahir.
  • Pemberian ASI eksklusif adalah 6 bulan pertama kehidupan.
  • Proses penyapihan sebaiknya tidak dilakukan sebelum usia minimal 17 bulan.
  • Mulailah MPASI selagi bayi masih menerima ASI, bisa dilakukan pada usia 6 bulan.
  • Memasuki usia 12 bulan, sebaiknya bayi telah menerima semua jenis makanan yang cocok untuk usianya, termasuk makanan atau minuman yang berpotensi alergi.
  • Selama hamil dan menyusui, minimalkan penggunaan obat antimual, parasetamol, dan obat golongan NSAID.
  • Selama mengandung dan menyusui, seorang ibu harus menerapkan pola makan sehat, termasuk mengenalkan berbagai jenis makanan yang berpotensi alergenik.
  • Pemberian MPASI terlalu dini bisa meningkatkan risiko alergi pada bayi. Namun pemberian MPASI terlalu lambat juga bisa mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya. Kondisi ini menghambat proses pengenalan berbagai jenis makanan sehingga akan meningkatkan risiko terjadinya alergi.

Meski begitu, kondisi alergi ASI jangan sampai membuat Anda menghentikan pemberian ASI eksklusif, penghentian hanya dilakukan untuk makanan atau minuman yang dapat menyebabkan terjadinya alergi. Nilai gizi yang ada di dalam ASI tidak tergantikan oleh susu formula.

Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

6 Makanan Manis dan Sehat (Dijamin Tak Kalah Enak)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

makanan-manis-sehat-doktersehat

DokterSehat.Com – Banyak dari kita yang kerap dilanda keraguan ketika hendak menyantap segala jenis makanan atau minuman yang mengandung gula alias makanan manis. Bagaimana tidak? Konsumsi gula yang terlalu banyak dikhawatirkan meningkatkan kadar gula darah hingga berujung pada penyakit diabetes. Tapi, tidak semua makanan manis itu berbahaya, kok. Apa saja nama makanan manis yang tergolong aman?

Makanan Manis yang Sehat dan Aman Dikonsumsi

Makanan maupun minuman yang mengandung gula memang sangat menggugah selera. Akan tetapi, hasrat untuk mengonsumsi makanan manis acap kali terhalang oleh dampak buruk yang bisa ditimbulkan olehnya. Diabetes adalah penyakit yang diakibatkan oleh kadar gula di dalam darah yang berlebihan dan tidak terkontrol. Pun demikian, gula dapat menaikkan berat badan dan kerusakan pada gigi.

Tidak usah berkecil hati. Faktanya, Anda tetap bisa menikmati kelezatan sejumlah makanan manis namun tetap menyehatkan. Berikut nama-nama makanan manis nan sehat yang nanti bisa Anda konsumsi.

1Dark Chocolate

Cokelat adalah salah satu makanan manis yang mengandung banyak gula. Itu pula yang menjadikan makanan ini begitu menggugah selera. Sayangnya, kelezatan cokelat harus dibayar dengan dampak negatif yang ditimbulkannya, mulai dari kerusakan gigi, kenaikan berat badan, hingga risiko diabetes.

Namun, hal tersebut tidak akan Anda temui pada jenis cokelat yang satu ini. Adalah dark chocolate atau cokelat hitam. Alih-alih gula, 70 persen kandungan dark chocolate merupakan cokelat asli. Kendati cokelat hitam tidak semanis jenis cokelat lainnya, ia sangat aman untuk dikonsumsi, bahkan tergolong sehat oleh karena di dalamnya juga terkandung senyawa antioksidang dan antiinflamasi bernama polifenol.

2. Buah Segar

Makanan manis sehat selanjutnya adalah buah-buahan. Semua tentu sudah tahu kalau buah adalah makanan yang kaya akan nutrisi dan vitamin sehingga mengonsumsinya secara rutin sangat dianjurkan demi menjaga kesehatan tubuh.

Nah, adanya kandungan gula di dalam buah-buahan seperti anggur, mangga, dan buah naga menjadikan buah adalah alternatif makanan manis yang bisa Anda konsumsi. Tingkat kemanisan buah-buahan mungkin memang tidak setinggi nama-nama makanan manis seperti martabak, kue tart, atau permen. Akan tetapi, makanan-makanan tersebut tidak menyehatkan sebagaimana buah.

Agar lebih menggugah selera, Anda bisa mengonsumsi buah dengan cara mengkombinasikannya dengan yoghurt rendah lemak.

3. Buah Kering

Buah yang sudah dikeringkan juga bisa menjadi pilihan menu makanan manis sehat untuk Anda konsumsi. Dikatakan demikian karena buah kering mengandung jumlah kalori yang lebih sedikit ketimbang makanan manis seperti permen.

Selain itu, mengonsumsi buah kering akan membuat sistem pencernaan Anda tetap sehat oleh karena kandungan serat di dalamnya yang cukup banyak. Akan tetapi, perlu diperhatikan juga bahwa jumlah kalori yang terkandung dalam buah kering lebih besar dibandingkan buah segar. Ada baiknya Anda kombinasikan buah kering dengan kacang-kacangan guna menambah protein dan mengurangi kadar gulanya.

4. Smoothies

Sepertinya buah-buahan memang menjadi makanan manis terbaik yang bisa Anda konsumsi. Kandungan nutrisi dan vitaminnya tak hanya menjadikan buah lezat, namun juga menyehatkan.

Nah, jika Anda bosan menyantap buah segar, jangan khawatir. Ada banyak cara kok untuk menikmati manis dan segarnya buah-buahan, sekaligus mengambil manfaat yang dihasilkannya. Salah satunya adalah dengan mengolah buah manis menjadi minuman smoothies.

Smoothies adalah minuman yang terbuat dari kombinasi buah-buahan seperti mangga, stroberi, dan kiwi, dengan yoghurt rendah lemak. Smoothies menjadi cara nikmat dalam mengonsumsi buah sebagai alternative makanan mengandung gula yang menyehatkan.

5. Es Krim Rendah Gula

Anda suka makan es krim, tapi tidak ingin gula darah atau berat badan naik? Maka varian es krim rendah gula atau kalori adalah solusinya.

Sebagaimana kita ketahui, es krim terbuat dari kombinasi susu, gula, dan perasa. Nah, faktanya ada juga sejumlah produk es krim yang khusus diproduksi dengan kandungan gula dan kalori yang lebih sedikit. Hal ini utamanya ditujukan untuk mereka yang tengah berdiet atau memiliki penyakit gula darah. Tidak sulit kok untuk menemukan es krim ini di pasaran.

Atau, Anda bisa membuat sendiri es krim rendah kalori ini di rumah. Caranya, campurkan susu, yoghurt rendah lemak, gula rendah kalori, dan potongan buah segar. Kemudian, bekukan di dalam kulkas sampai es krim siap untuk disantap.

6. Kue Rendah Gula

Selain es krim, kue juga menjadi makanan manis favorit banyak orang, termasuk Anda salah satunya. Alih-alih mengonsumsi jenis kue manis yang banyak mengandung gula, Anda bisa menyantap varian kue rendah gula yang, sama seperti es krim rendah gula, sudah banyak beredar di pasaran, baik dalam bentuk kue tart maupun cookies atau kue kering.

Mengonsumsi kue rendah gula tidak akan berdampak pada peningkatan kadar gula darah secara berlebih, sehingga Anda tidak perlu khawatir. Akan tetapi, baiknya tetap kendalikan konsumsi kue ini dan imbangi dengan konsumsi makanan manis lainnya yang lebih sehat seperti buah-buahan.

7. Madu

Terakhir, ada madu sebagai nama makanan manis nan menyehatkan yang bisa Anda konsumsi tanpa harus khawatir mengalami diabetes, kenaikan berat badan, atau kerusakan pada gigi.

Madu sudah terbukti secara ilmiah mampu memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh, seperti:

  • Mengatasi batuk dan sakit tenggorokan
  • Antibakteri dan antijamur
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Mengendalikan gula darah
  • Mencegah penyakit kanker dan jantung

Anda bisa mengombinasikan madu dengan makanan sehat lainnya yakni Greek yoghurt, yang mana jenis yogurt ini diperkaya oleh sejumlah nutrisi penting bagi tubuh seperti serat, protein, mineral, dan vitamin. Ditambah lagi dengan potongan buah, makanan ini tak hanya sekedar sehat, namun juga nikmat.

Makanan Manis Sehat: Nikmat tidak Melulu Mengorbankan Kesehatan

Sekarang Anda sudah tahu, kan? Bahwa mengonsumsi makanan manis itu tidak selalu buruk bagi kesehatan, lho. Asalkan, Anda paham makanan seperti apa yang seharusnya dikonsumsi. Mengimbanginya dengan aktivitas olahraga tentu akan semakin membuat tubuh seha bebas penyakit. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.